Tampilkan postingan dengan label antibiotik alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antibiotik alami. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2011

Kediaman Lebah Sebagai Antibiotik dan Antikanker

Propolis Platinum merupakan propolis cair tanpa kandungan alkohol yang berasal dari negara Brazil dan dikenal sebagai propolis hijau terbaik yang dihasilkan di dunia. Propolis mengandung flavonoid dengan kadar tinggi, yang membantu meningkatkan sistem imun. Penurunan sistem imun menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Pengunaan Propolis Platinum secara teratur akan membantu meningkatkan sistem imun. Flavonoid merupakan komponen tumbuhan yang memiliki sifat sebagai bahan-bahan antijamur, antibakteri, antivirus, antioksidan dan anti-inflamasi dengan berkualitas tinggi. Bisa digunakan untuk pengobatan diabetes melitus,stroke, hepatitis,kanker, hipertensi, tuberkulosis, batu ginjal, hiv / aids. Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
=======

Propolis adalah sejenis resin yang karena bentuknya lengket seperti lem, disebut sebagai bee glue. propolis sebenarnya dihasilkan lebah dengan cara mengumpulkan resin-resin dari berbagai macam tumbuhan, kemudian resin ini bercampur dengan saliva dan berbagai enzim yang ada pada lebah sehingga menjadi resin yang berbeda dengan resin asalnya.

Karena sumbernya bermacam-macam, maka warna, komposisi, dan khasiat propolis bisa bervariasi. propolis bisa berwarna kuning sampai coklat tua, bahkan ada yang transparan. Komposisi kimia propolis terdiri dari flavonoid yang meliputi hampir 50 % dari komposisi propolis, asam kafeat, asam ferulat, dan mineral dalam jumlah kecil.

Penggunaan propolis sebagai obat sebenarnya sudah dilakukan sejak abad ke 12. orang-orang Yunani dan Romawi telah menggunakan propolis untuk mengobati bengkak. Orang mesir selain menggunakan propolis sebagai obat, juga memakainya sebagai perekat pada pembuatan kano. Bagi lebah sendiri propolis berfungsi melindungi seluruh sarang dan tempat lebah ratu menyimpan telurnya dari hama yang menyebabkan kebusukan telur-telurnya yaitu Bacillus larvae.

Hal inilah yang mendasari digunakannya propolis sebagai antibiotik. Kemudian dilakukan berbagai penelitian mengenai efek antibiotik propolis terhadap berbagai mikroba. Hasil penelitian yang dimulai Karimova sejak tahun 1975 terhadap Bacillus de koch dan kemudian diikuti peneliti-peneliti lain menunjukkan, propolis memiliki efek bakterisidal terhadap Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Streptococcus, Streptomyces, Streptomyces sobrinus, Saccharomyces cerevisiae, Escherichia coli, Salmonella dan Shigella, Giardia lambia, Bacteroides nodocuc, Klebsiella pneumoniae, selain itu juga efektif sebagai fungisida pada Candida albicans, Aspergillus niger, Botrytis cinerea dan Ascosphaera apis.
Uniknya hasil penelitian menunjukkan, propolis lebih efektif bila diuji efeknya secara in vivo daripada in vitro. Hal ini disebabkan karena propolis bisa berfungsi sebagai imunostimulan, yang merangsang fungsi berbagai organ dan menginduksi system pertahanan tubuh menjadi lebih kebal terhadap kuman penyakit.

Kelebihan propolis dibanding antibiotik lainnya adalah efek sampingnya yang kecil. Satu-satunya efek samping yang terjadi dan itu pun jarang yaitu timbulnya reaksi alergi bila digunakan secara lokal. Sedangkan bila diberikan peroral tidak ada efek samping yang terjadi. Kelebihan lain yaitu tidak menimbulkan resistensi. Antibiotik seperti penisilin dapat menimbulkan resistensi karena bakteri bisa memperbaharui diri menjadi lebih kebal terhadap penisilin. Tetapi bakteri ataupun virus tidak bisa menjadi kebal terhadap propolis. Selain itu, propolis sebagai antibiotik memiliki selektifitas yang tinggi. Propolis hanya membunuh kuman penyebab penyakit saja sedangkan mikroba yang berguna seperti flora usus tidak terganggu oleh propolis. Zat aktif yang diketahui bersifat antibiotik pada propolis adalah asam ferulat. Zat ini efektif terhadap bakteri gram positif dan negatif. Asam ferulat juga bersifat agglutinating (berperan dalam pembekuan darah), sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka dan diberikan dalam bentuk salep.

“Propolis” sebagai antikanker

Berdasarkan penelititan yang dilakukan S. Scheller, dkk yang menguji efektifitas antikanker dari ekstrak etanol propolis (EEP) pada mencit yang diinduksi dengan ehrlich carcinoma cells menunjukkan, mencit yang bisa bertahan hidup lebih banyak setelah diberi EEP. Efek antikanker EEP terhadap Ehrlich Carcinoma cells ini berkaitan dengan kandungan flavonoid pada propolis.

Flavonoid mempengaruhi tahapan metabolisme sel kanker misalnya dengan cara menghambat penggabungan timidin, uridin, dan leucin dengan sel kanker tersebut sehingga dapat menghambat sintesis DNA sel kanker. Peranan flavonoid sebagai antikanker juga diperkuat oleh eksperimen lain yang menggunakan hidrokarbon aromatic polisiklik sebagai penginduksi kanker.

Mekanisme penghambatan terhadap hidrokarbon aromatic polisiklik berkaitan dengan penghambatan stimulasi metabolik yang diinduksi oleh hidrokarbon aromatic polisiklik dan memengaruhi aktivitas beberapa sel promoter. Flavonoid ini merupakan sua tu zat yang banyak terdapat pada tumbuhan, tetapi dalam propolis berada dalam bentuk terkonsentrasi.
Dengan sistem metabolismenya, lebah membuat flavonoid dari tumbuhan itu lebih efektif. Jadi lebah seolah-olah menjadi perantara flavonoid dengan manusia dan hewan. Senyawa flavonoid yang ditemukan pada EEP antara lain betulinol, quersetin, isovanilin, galangin, isalpinin, kaemferol, rhamnetin, isohmnetin, pinocembrin, pinostrobin dan pinobaksin.
Saat ini propolis tersedia dalam bentuk tablet, salep, kapsul, krim, dll. Penggunaan propolis bisa pada orang sehat maupun sakit. Pada orang sehat penggunaan propolis dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sedangkan pada orang yang sedang sakit penggunaannya bila digabungkan dengan obat sintesis bisa meningkatkan efeknya misalnya bisa meningkatkan efek penisilin.(Sumber : Jacobs Caal, Natural Product from Bee, 1991 dan sumber lain)***

Oleh: Wiwin Winingsih, SSi., Apt., Dosen Farmasi Universitas Garut. Mahasiswa Program Pascasarjana Departemen Farmasi ITB.

Selasa, 28 Desember 2010

PROPOLIS — Persembahan dari lebah


Propolis berasal dari bahasa Yunani yang secara umum berarti pertahanan kota. Propolis merupakan campuran zat resin (getah) yang dikumpulkan oleh lebah madu dari pohon buds, getah mengalir, atau sumber botani lainnya. Lebah menggunakan propolis sebagai sealant untuk ruang terbuka atau celah yang tidak diinginkan dalam sarang lebah. Propolis digunakan untuk celah kecil (sekitar 6,35 millimeters (0,3 in) atau kurang), sementara ruang yang lebih besar biasanya diisi dengan melilininya. Warna propolis berbeda-beda, tergantung pada sumber botani, yang paling umum adalah coklat gelap. Propolis itu lengket (sticky) di atas suhu kamar. Pada temperatur rendah menjadi keras dan sangat rapuh.

Selama berabad-abad, peternak lebah menganggap bahwa lebah menambal sarangnya denganpropolis untuk melindungi koloni dari unsur-unsur, seperti terpaan hujan dan musim dingin . Namun, abad ke-20 penelitian telah menunjukkan bahwa lebah tidak hanya mampu bertahan, namun juga berkembang pesat, dengan meningkatkan ventilasi selama bulan-bulan dalam musim dingin.

Bagi Lebah, Propolis diyakini memiliki manfaat sebagai berikut:
1. memperkuat stabilitas struktural dari sarang lebah
2. mengurangi getaran
3. membuat sarang lebah lebih terlindungi dengan menambal celah masuk.
4. mencegah penyakit dan parasit yang masuk sarang lebah
5. mencegah pembusukan di sarang lebah. Lebah biasanya membawa limbah keluar dari sarang lebah. Namun jika cicak atau tikus kecil, misalnya masuk ke dalam sarang lebah dan mati di sana, lebah tidak dapat membawanya keluar dari sarang lebah. Dalam hal ini, lebah akan berusaha membungkus bangkai tersebut dengan propolis, membuatnya menjadi mumi sehingga tidak berbau dan tidak berbahaya.

Komposisi Propolis

Komposisi propolis akan berbeda pada setiap sarang , satu tempat dengan tempat lain, dan dari musim ke musim. Biasanya propolis berwarna coklat gelap, namun dapat ditemukan bercorak warna hijau, merah, hitam dan putih, tergantung pada sumber-sumber damar /resin yang ditemukan di wilayah tertentu sarang lebah tersebut.

Propolis yang dikumpulkan lebah dari getah pohon poplar kaya akan flavonoids. Secara tipical propolis dari daerah utara memiliki sekitar 50 konstituen, terutama balsams (50%), waxes (30%), esensial oil (10%), dan pollen (5%).

Di beberapa wilayah Chili, propolis mengandung viscidone, sebuah terpene dari pohon semak Baccharis. Dan di Brazil, baru-baru ini telah berhasil diisolasi naphthoquinone epoxide dari propolis merah, dan asam-asam prenylated (prenylated acids) seperti asam 4-hydroxy-3 ,5-diprenyl cinnamic acid telah didokumentasikan. Analisis terhadap propolis dari Henan, Cina, menemukan sinapic acid, isoferulic acid, caffeic acid, dan chrysin, yang mana tiga senyawa yang disebutkan pertama tadi menunjukan kemampuan anti-bacterial.

Kandungan propolis jelas sangat bergantung dari sumber yang digunakan oleh setiap sarang lebah. Hal inilah yang bertanggung jawab terhadap banyak dan beragamnya klaim sehubungan dengan kandungan medisnya, dan kesulitannya dalam mereplikasi study ilmiah sebelumnya untuk meneliti/menyelidiki klaim-klaim tersebut. Bahkan sample propolis yang diambil dari satu sarangpun dapat berbeda, sehingga untuk melakukan control secara klinis menjadi sulit.

Penggunaan secara Medis

Propolis umumnya dipasarkan oleh toko-toko makanan kesehatan (health food stores) sebagai suatu obat tradisional (traditional medicine). Para praktisi pengobatan alam menggunakan propolis untuk bantuan dari berbagai kondisi, termasuk inflammations, penyakit karena virus (viral deaseases), ulcers, juga luka bakar dangkal.

Propolis juga diyakini untuk meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat sistem kekebalan dan mengurangi risiko katarak. Para peternak lebah dulu menganjurkan sedikit propolis disimpan di dalam mulut sebagai obat untuk sakit tenggorokan. Propolis lozenges dan propolis tinctures dapat dibeli di banyak negara. Meskipun propolis telah diklaim untuk digunakan dalam merawat allergi, propolis dapat menyebabkan reaksi alergi parah jika pengguna adalah sensitif terhadap produk lebah atau lebah.

Beberapa klaim kini sedang diinvestigasi secara klinis dan beberapa studi diterbitkan dalam literature Biomedis. Oleh karena komposisi kimia propolis sangat bervariasi tergantung pada musim, spesies lebah dan lokasi geografis, kita harus berhati-hati sebagaimana hasilnya yang masih diteliti (seperti di atas).

Sebagai antimicrobial

Tergantung dengan komposisi, propolis mampu menunjukkan sebagai bahan antibiotik dan anti jamur (antifungal) yang kuat.

Sebagai emmolient
Studi juga menunjukkan bahwa propolis mampu cecara efektif dalam merawat kulit luka bakar.

Sebagai immunomodulator / Pembentuk Kekebalan Tubuh

Propolis juga menunjukan efek immunomodulator / membentuk kekebalan tubuh .

Sebagai dental anti-plaque agent / anti-plaq pada gigi

Propolis telah menjadi subjek penelitian kedokteran gigi baru-baru ini, karena ada beberapa bukti bahwa propolis mampu secara aktive melindungi terhadap caries gigi dan bentuk-bentuk lain dari penyakit mulut, karena kandungan antimicrobial-nya. Propolis juga efektif digunakan untuk mengobati sariawan(canker sores)

Sebagai anti-tumor growth agent

Penggunaan propolis dalam menghambat pertumbuhan tumor telah diteliti pada tikus di Jepang.

Sumber: wikipedia dan berbagai sumber


Propolis Platinum merupakan propolis cair tanpa kandungan alkohol yang berasal dari negara Brazil dan dikenal sebagai propolis hijau terbaik yang dihasilkan di dunia. Propolis mengandung flavonoid dengan kadar tinggi, yang membantu meningkatkan sistem imun. Penurunan sistem imun menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Pengunaan Propolis Platinum secara teratur akan membantu meningkatkan sistem imun. Flavonoid merupakan komponen tumbuhan yang memiliki sifat sebagai bahan-bahan antijamur, antibakteri, antivirus, antioksidan dan anti-inflamasi dengan berkualitas tinggi. Bisa digunakan untuk pengobatan diabetes melitus,stroke, hepatitis,kanker, hipertensi, tuberkulosis, batu ginjal, hiv / aids. Bisa dibeli online di www.binmuhsingroup.com. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

TERAPI MADU HABBATUSSAUDA

UJIAN PAKET C : PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH - PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT

TERAPI AN-NUR : sembuh tanpa obat

OBAT TERAPI